Sponsor

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Rabu, 03 Januari 2018

2018 Tahunnya Olahraga, Simak Jadwal Lengkapnya

Tahun 2018 bukan hanya tahun politik, karena banyaknya pemilihan kepala daerah. Namun di tahun ini, sejumlah agenda olahraga akan warnai kalender tiap bulannya.
Dua event besar juga akan hadir tahun ini. Pertana, tentu saja gelaran akbar sepakbola dunia, yaitu Piala Dunia 2018 yang akan diselenggarakan di Rusia. Selanjutnya Asian Games 2018 yang digelar di Jakarta dan Palembang.
Indonesia sebagai tuan rumah, ciptakan sejarah baru di dunia olahraga. Maklum, Indonesia sudah menunggu lebih dari setengah abad. Terakhir, Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games di tahun 1962, sudah 55 tahun yang lalu.


Selain dua ajang akbar di atas, beberapa turnamen olahraga lainnya juga akan tersaji sepanjang tahun 2018 ini. Berikut INDOSPORT merangkum kalender olahraga 2018.
Januari
1-30: Bursa transfer Eropa 
8-12: Internasional Suramadu Cup, Bangkalan
16: Turnamen Sepakbola Piala Presiden 
16-21: Malaysian Masters, Bukit Jalil
Februari 
6-11: Kejuaraan Bulu Tangkis Beregu Asia, Kuala Lumpur
13-14: 16 besar Liga Champions leg 1
20-21: 16 besar Liga Champions leg 2
Maret 
14-15: All England Open 2018, Brimingham
18: MotoGP Losail, Qatar
25: F1 Melbourne, Australia
April
3-4: Perempat final Liga Champions leg 1
8: F1 Shanghai, China
8: MotoGP Termas de Rio Hondo, Argentina
10-11: Perempat final Liga Champions leg 2
15: F1 Sakhir, Bahrain
22: MotoGP Austin, Amerika Serikat
24-25: Semifinal Liga Champions leg 1
29: F1 Baku, Azerbaijan
Mei
1-2: Semifinal Liga Champions leg 2
16: MotoGP Jerez, Spanyol
20: MotoGP Le Mans, Prancis
13: F1 Barcelona, Spanyol
20-27: BWF Thomas & Uber Cup 2018, Bangkok. 
26: Final Liga Champions NSC Olimpiyskiy Stadium, Kiev
27: F1 Monako
31: Play-off NBA 2017-2018
Juni 
3: MotoGP Mugello, Italia
10: F1 Montreal, Kanada
17: MotoGP Catalunya, Spanyol
17: Final Play-off NBA 2017-2018
14: Piala Dunia 2018, Rusia
24: F1 Paul Richard, Prancis
26: Malaysia Open 2018, Kuala Lumpur













Kamis, 28 Desember 2017

Peristiwa Tinju Dunia: Joshua Juara, Pacquiao Kalah, Hague Tewas

TEMPO.CO, Jakarta - Sepanjang tahun 2017 terjadi beberapa peristiwa besar dalam percaturan tinju dunia. Diawali pada bulan April, ketika penguasa kelas berat Wladimir Klitschko harus mengakhiri dominasinya selama hampir 10 tahun setelah dikalahkan Anthony Joshua.
Berikut adalah 5 peristiwa yang patut dicatat dalam tinju profesional dunia sepanjang 2017:
1. Anthony Joshua menang TKO 11 atas Wladimir Klitschko.
Joshua sebagai juara kelas berat IBF, menantang Klitschko untuk bertanding di Stadion Wembley, London pada 29 April 2017. Pertarungan itu merupakan unifikasi gelar kelas berat IBF dan WBA, yang sabuknya dikuasai Klitschko.
Perbedaan usia antara Klitschko (41 tahun) dan Joshua (29 tahun) akhirnya berperan dalam laga tersebut. Setelah Klitschko knock down di ronde 5 dan Joshua ronde 6, laga tersebut akhirnya dimenangi Joshua di ronde 11.
Dengan kondisi fisik yang lebih bugar, Joshua mampu mengatasi Klitschko yang kedodoran di ronde akhir. Berakhir sudah dominasi Klitschko yang hampir 10 tahun menjadi juara dunia kelas berat. Setelah kalah, Klitschko memutuskan pensiun.
2. Jeff Horn menang angka atas Manny Pacquiao.
Sebelum bertanding melawan Pacquiao, Horn adalah petinju tidak terkenal dari Brisbane, Australia. Tahun 2013, Horn hanya tampil dalam partai tambahan penampilan Chris John di Perth melawan Simpiwe Vetyeka pada 6 Desember.
Pada awal 2017, Horn mendapatkan kesempatan menantang Pacquiao yang juara kelas welter WBO dalam sebuah pertarungan wajib. Laga keduanya disepakati digelar di Suncorp Stadium, Brisbane, pada 2 Juli. Pacquiao jauh lebih diunggulkan dalam laga tersebut karena reputasinya yang sudah melegenda.
Di atas ring, Horn menunjukkan penampilan yang luar biasa. Dia mampu meredam keganasan Pacquiao dengan menekannya tanpa memberikan ruang gerak. Setelah melalui pertaruingan panjang 12 ronde yang penuh darah, Horn akhirnya dinyatakan menang angka.
Floyd Mayweather menang TKO 10 atas Conor McGregor.
Pertarungan Floyd Mayweather Jr vs Conor McGregor layak disebut sebagai tontotan tinju paling menghebohkan tahun 2017. Itu karena gaya promosi mereka yang luar biasa, dan dilakukan di tiga negara: Amerika, Kanada, dan Inggris.
Mayweather vs McGregor adalah laga besar pertama antara dua petarung dari disiplin yang berbeda. Mayweather adalah juara tinju tak terkalahkan, sedangkan McGregor atlet tarung bebas paling terkenal di dunia yang melakukan debut di tinju profesional.
Di atas ring pengalaman Mayweather lebih berbicara ketimbang tenaga McGregor. Lewat kecerdikan mengatur irama pertarungan, Mayweather mampu membuat McGregor kehabisan nafas setelah bertanding 5 ronde. Akhirnya Mayweather yang saat itu berusia 40 tahun mampu menang TKO atas McGregor yang berusia 29 tahun.











Yamaha Tetap Akan Kesulitan Sekalipun Lorenzo Bertahan



Jakarta - Yamaha gagal bersaing dengan Honda dan Ducati di musim 2017. Bos Yamaha Lin Jarvis menilai situasi timnya akan sama seandainya Jorge Lorenzo tetap bertahan.

Pebalap Spanyol itu hengkang ke Ducati setelah menghabiskan sembilan musim bersama pabrikan Jepang itu. Selama periode tersebut, Lorenzo sukses menggondol tiga titel juara dunia, sampai digantikan Maverick Vinales.

Duet Vinales dan Valentino Rossi tidak sanggup berbuat banyak usai hanya meraih empat kemenangan dalam 18 seri. Cengkeraman bagian belakang motor menjadi masalah motor mereka di sepanjang musim sehingga Vinales hanya mampu finis ketiga dan Rossi kelima di klasemen akhir.
"Apakah kami merindukan dia (Lorenzo) sampai seperti itu? Tidak," ucap Jarvis di Autosport. "Tentu saja kami memiliki hubungan yang panjang dengan Jorge, dia memenangi tiga titel juara dunia dengan kami. Jadi kami punya banyak memori indah tentang Jorge dan kami masih melihat dia di sekitar paddock."

"Saya pikir kami masih akan tetap mengalami masalah yang sama yang kami punya dengan Jorge maupun tanpa dia. Saya merindukan dia dalam level sosial, tapi saya pikir tidak dalam kaitannya dengan performa tim."

"Maverick menjalani sebuah musim yang sangat bagus dengan kami, finis ketiga, dia membuat sebuah langkah maju. Secara potensi dia bisa saja mendapatkan hasil lebih baik kalau kami memberi dia peralatan yang lebih baik," lanjut Jarvis.

"Apa yang sudah kami lalui dengan Jorge merupakan momen yang hebat. Namun, sekarang kami berada di jalan yang berbeda dan itu juga bagus."




Minggu, 03 Desember 2017

Praveen/Debby Diminta Beri Bukti di Dubai



Jakarta - Praveen Jordan/Debby Susanto diminta melaju jauh pada Super Series Masters Finals di Dubai pertengahan Desember ini. Jangan sampai mereka terhenti di babak grup. 

Praveen/Debby babak belur pada dua turnamen super series paling akhir. Mereka terhenti di babak pertama China Terbuka Super Series Premier dan Hong Kong Terbuka Super Series. 

Torehan itu jauh dari target. Mereka tampil sebagai unggulan pertama dan kedua pada dua turnamen tersebut. 

Pelatih ganda campuran pelatnas PBSI, Richard Mainaky, meminta agar Parveen/Debby mampu memperbaiki penampilan di Dubai yang bergulir mulai 13-17 Desember tersebut. Apalagi, persiapan sudah berjalan sesuai trek. 

"Saya persiapkan mereka (ke Dubai) dengan maksimal dan sejauh ini persiapanya oke. Termasuk fokus dan kosentrasi untuk memenangkan tiap game-nya," kata Richard kepada detikSport, Minggu (3/12/2017).

"Saya berharap Praveen (Jordan) bisa konsisten jalanin program hingga pekan depan jelang keberangkatan karena ini penilaian terakhir buat saya untuk memastikan apa mereka pantas menjadi pasangan kedua mendampingi Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir untuk Asian Games 2018," dia menambahkan. 

Sepanjang tahun ini. Praveen/Debby memang menunjukkan penampilan yang naik turun. Hasil terbaik dicatatkan Praveen/Debby di Korea Terbuka dengan sukses menjadi juara. 

Aceh World Solidarity Games, Timnas Indonesia Menang Telak


BANDA ACEH, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia mengawali Aceh World Solidarity Games 2017 dengan apik. Pada pertandingan di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Sabtu (2/12/2017), timnas Indonesia menang telak 4-0 atas timnas Brunei Darussalam. 
Hansamu Yama, Septian David Maulana, Fachruddin Wahyudi, dan Yabes Roni adalah pada pemain Indonesia yang mencatatkan namanya di papan skor pada laga tersebut. 
Diguyur hujan deras, timnas Indonesia mendominasi jalannya pertandingan yang dimulai pukul 21.30 WIB. Sejumlah peluang mampu dihasilkan Ilija Spasojevic dkk.
Publik Aceh bersorak pada menit ke-18 setelah timnas unggul lewat sepakan jarak dekat Hansamu Yama. Dia memanfaatkan kemelut di depan gawang Brunei selepas sepak pojok yang dieksekusi Febri Hariyadi.
Tujuh menit berselang, timnas berhasil memimpin dua gol. Kali ini, giliran Septian David Maulana. Pemain Mitra Kukar itu sukses mengonversi tendangan bebas yang gagal diantisipasi kiper Brunei.
Skor berubah menjadi 3-0 pada menit ke-68. Lewat situasi bola mati, tendangan Putu Gede diselesaikan Fachruddin.
Satu menit menjelang waktu normal habis, Yabes Roni menutup pesta gol timnas seusai memanfaatkan umpan Hanif Sjahbandi. Skor akhir 4-0 untuk kemenangan pasukan Luis Milla.
Hasil ini membuat timnas memimpin klasemen sementara. Mereka unggul selisih gol dibandingkan Kirgistan yang menang 3-0 atas Mongolia pada pertandingan pertama. 
Aceh World Solidarity Games 2017 menggunakan format setengah kompetisi. Semua tim akan saling berhadapan sekali. 
Partai kedua akan dimainkan pada Senin (4/12/2017).
Susunan starter timnas Indonesia vs Brunei: 
Indonesia (4-2-3-1): Andritany Ardhiyasa; I Putu Gede Juni Antara, Fachrudin Aryanto, Hansamu Yama Pranata, Ricky Fajrin Saputra; Hanif Sjahbandi, Muhammad Hargianto; Miftahul Hamdi, Septian David Maulana

Sadam Ali Bikin Akhir Karier Cotto Terasa Pahit

NEW YORK - Miguel Cotto mengakhiri kariernya dengan sad ending. Petinju legendaris  asal Puerto Riko itu menyerah dengan angka mutlak pada laga pamungkas melawan Sadam Ali dalam perburuan gelar kelas menengah WBO di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, Sabtu (2/12/2017) atau Minggu (3/12/2017) siang WIB.

Ali, petinju Amerika Serikat keturunan Yaman, itu membuktikan prediksi penggemar tinju dunia yang menjagokan dirinya. Pertarungan yang berlangsung 12 ronde tersebut menghasilkan keputusan bulat para hakim. Ali menang angka mutlak berdasarkan penilaian hakim Julie Lederman (115-113), Eric Marlinski (116-112), dan Steve Weisfeld (115-113).

Dengan sukses ini Ali memperpanjang rekor kemenangan 26 kali menang (14 menang KO) dan 1 kali kalah. Dalam kariernya, Ali juga jawara Olimpiade 2008. "Saya bekerja keras untuk memenangkan ini," kata Ali. "Saya memanfaatkan pertarungan ini, dan saya memastikannya untuk memperhitungkan ini. Saya bersyukur kepada Tuhan, dan juga berterima kasih kepada Tim Cotto."

Sementara bagi Cotto, ini merupakan kekalahan keenam sepanjang kariernya, dan dia harus rela melepaskan sabuk juaranya yang baru dia kenakan pada bulan Agustus lalu. Cotto mencatat rekor 41 kali menang dan enam kali kalah dengan 33 menang KO.

Ini juga menjadi perpisahan Cotto yang menyedihkan setelah berkarier selama 20 tahun di dunia adu jotos tersebut. Petinju berusia 37 tahun itu mendapat pukulan serius di ronde kedua dan keempat. Namun, sempat bangkit di pertengahan pertarungan dan mencuri poin di ronde terakhir (12). Namun, tetap kalah dalam keputusan wasit.

"Saya tidak ingin membuat alasan," kata Cotto. "Sadam memenangkan pertarungan. Ini adalah pertarungan terakhir saya, dan saya baik-baik saja, dan ingin bahagia di rumah bersama keluarga."


Selasa, 14 November 2017

Sejarah Olahraga di Indonesia dan Perkembangan Organisasinya



Dari zaman pra sejarah pun sebenarnya Indonesia sudah mengenal tentang olahraga hanya saja kegunaan dan juga cara untuk melakukan olahraga tidak seperti pada saat modern ini. Pada saat zaman dahulu fungsi utama dari olahraga ini merupakan aktivitas untuk bertahan hidup dari berbagai gangguan terutama untuk gangguan dari ganasnya lingkungan.
Pada zaman dahulu berbagai tantangan yang harus dihadapi diantaranya seperti hujan, badai, topan serta binatang buas dengan beragam jenis. Zaman ini belum mengenal olahraga secara tepat melainkan hanya merupakan sebuah gerakan yang sama dengan gerakan olahraga atau semacam olahraga. Berbagai olahraga yang sudah dikenal pada zaman itu diantaranya seperti:
  • Renang
  • Dayung
  • Lari
  • Gulat
  • Bela diri
  • Tarian perang
  • Memainkan senjata
Sejarah Olahraga di Masa Kerajaan dan Kebudayaan Islam
Saat Indonesia masih dalam sebuah sistem kerajaan dan dipimpin oleh raja-raja sudah mengenal olahraga. Hanya saja bentuk dan tujuan dari olahraga pada saat itu berbeda dengan bentuk dan juga tujuan pada saat ini. Pada saat itu olahraga hanya dilakukan secara sederhana saja dan dengan menggunakan alat-alat yang sederhana saja. Kebanyakan jenis olahraga yang dilakukan pada saat masa kerajaan adalah dengan menggunakan ketangkasan seperti misalnya berburu, memanah dan bela diri. Prasarana dan alat yang digunakan pun merupakan berbagai peralatan yang masih ala kadarnya.

Ada juga yang menyebutkan jika pada saat itu, anak laki-laki diwajibkan untuk bisa memanah dan bahkan harus bisa mahir memanah. Memanah pada saat itu menjadi satu simbol keperkasaan seorang pria. Pada saat itu juga belum mengenal berbagai olahraga yang berkembang dan berbagai jenis seperti sekarang.

Salah satu sejarah tentang perkembangan dari olahraga di Indonesia juga berkembang pada saat masa kerajaan islam di Indonesia. Islam sendiri masuk ke Indonesia karena adanya pedagang dari Gujarat yang mulai masuk ke Indonesia. Masuknya Islam kemudian juga berpengaruh dengan kondisi perkembangan olahraga di Indonesia. Hal ini dikarenakan islam juga mengajarkan untuk hidup sehat dan sempurna dengan melakukan berbagai olahraga.
Sehingga, pada saat masa ini ada berbagai jenis olahraga yang mulai dikenal oleh masyarakat Indonesia, diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Menunggang kuda
  • Memainkan senjata
  • Kekebalan tubuh
  • Perang
  • Pencak silat